Kamis, 12 Desember 2013

Ciri-Ciri Negar Berkembang: TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH : EKONOMI PEMBANGUNAN

Ciri-Ciri Negar Berkembang: TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH : EKONOMI PEMBANGUNAN: TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH : EKONOMI PEMBANGUNAN   ...

Ciri-Ciri Negar Berkembang: TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH : EKONOMI PEMBANGUNAN

Ciri-Ciri Negar Berkembang: TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH : EKONOMI PEMBANGUNAN: TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH : EKONOMI PEMBANGUNAN   ...

TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH : EKONOMI PEMBANGUNAN


TUGAS INDIVIDU
MATA KULIAH : EKONOMI PEMBANGUNAN
 


Disusun Oleh :
NAMA        : LAKIEK SILIP
NIM            : 0120440181
JURUSAN : MANAJEMEN
KELAS       : A+B
UNIVERSITAS CENDERAWASIH
JAYAPURA PAPUA

CIRI-CIRI NEGARA BERKEMBANG

Negara yang sedang berkembang seperti Indonesia memiliki ciri sebagai berikut :

1. Pengertian Negara Berkembang

          Suatu negara dapat disebut negara berkembang atau negara maju didasarkan pada keberhasilan pembangunan oleh negara yang bersangkutan. Suatu negara digolongkan sebagai negara berkembang jika negara tersebut belum dapat mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan atau belum dapat menyeimbangkan pencapaian pembangunan yang telah dilakukan. Adapun suatu negara digolongkan sebagai negara maju jika negara tersebut telah mampu menyeimbangkan pencapaian pembangunan yang telah dilakukan, sehingga sebagian besar tujuan pembangunan telah dapat terwujud, baik yang bersifat fisik ataupun nonfisik. Penggolongan suatu negara menjadi negara maju atau berkembang daspat diketahui berdasarkan indikator-indikator berikut.

2.  Ciri-Ciri yang Dimiliki Negara Berkembang


        Indonesia merupakan salah satu contoh negara berkembang, dengan pendapatan perkapita $3.900 US Dolar. Sejatinya, Indonesia merupakan negara yang kaya akan Sumber Daya Alam. Tetapi, kita masih dikategorikan sebagai negara berkembang. Dengan mencanangkan program pendidikan karakter bagi pelajar Indonesia, Presiden berharap pada tahun 2027 atau sekitar 15 tahun lagi, Indonesia mulai menjadi salah satu negara maju di dunia. Dan, apa sebenarnya hal-hal yang dapat mempengaruhi suatu negara untuk dinobatkan sebagai negara berkembang? Ini dia ciri-ciri negara berkembang :

a. Tingkat Kemakmuran Penduduk Tidak Merata
        Negara berkembang memiliki Tingkat Kemakmuran Penduduk yang Tidak Merata. Misalnya, di Kalimantan penduduknya makmur, sejahtera, sedangkan di Nusa Tenggara penduduk masih belum sejahtera.

b. Ukuran dan Tingkat Pendapatan didalam kategori Rata-Rata
     
    Faktor penentu (determinan) besar kecilnya potensi ekonomi suatu negara adalah luas wilayah, jumlah penduduk, dan tingkat pendapatan per kapita nasional suatu negara. Di antara 144 negara berkembang anggota PBB, 95 negara di antaranya berpenduduk kurang dari 15.000.000 jiwa dan 83 negara berpenduduk kurang dad 5.000.000 jiwa. Jumlah penduduk yang besar bisa menjadi modal pembangunan, bila kualitas penduduknya tinggi. Namun, jika kualitas penduduknya rendah akan menjadi beban pembangunan.

c.  Kualitas Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia
     
   Sebagian besar potensi pertumbuhan ekonomi suatu negara dipengaruhi oleh sumber daya fisik (alam), seperti tanah, mineral, dan bahan mentah lainnya serta sumber daya manusia, baik kuantitas (jumlah) maupun kualitas (mutu). Negara yang potensi sumber daya alamnya banyak seperti di kawasan Teluk Persia merupakan negara penghasil minyak yang perekonomiannya mampu tumbuh dengan cepat. Lihat penambangan minyak Sebaliknya, negara-negara yang hanya memiliki sedikit sumber daya alam, bahan baku dan mineral, tanah yang kurang subur akan mengalami kesulitan dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomiannya, seperti di Chad, Haiti, dan Bangladesh.
d. Sistem ekonomi dualistik
        adalah suatu masyarakat yang mengalami 2 macam sistem ekonomi yang saling berbeda dan berdampingan sama kuatnya dimana sistem ekonomi yang satu adalah sistem ekonomi yang masih bersifat pra-kapitalistik yang dianut oleh penduduk asli dan sistem ekonomi yang diimpor dari Barat yang telah bersifat kapitalistik atau mungkin telah dalam bentuk sosialisme atau komunisme. Kedua sistem ekonomi tersebut saling hidup berdampingan secara kuat dan bukan dalam bentuk transisional. Oleh karena kedua sistem ekonomi tersebut lebih menyangkut dua bentuk masyarakat yaitu masyarakat asli Indonesia dan masyarakat Barat dan atau yang telah dipengaruhi oleh Barat maka lebih tepat disebut masyarakat yang bersifat dualistik atau dual society.




e. Sebagian Penduduknya bekerja sebagai Petani (Negara Agraris)
         Sebagian besar negara-negara berkembang merupakan negara agraris. Hasil pertanian digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sendiri dan komersial. Pada tahun 1970-an dan tahun 1980-an beberapa negara di Asia, seperti Taiwan, Hong Kong, Korea Selatan, dan Singapura mempercepat pertumbuhan sektor industri sehingga dalam waktu singkat menjadi negara industri baru. India meskipun sektor industri terbesar di Dunia Ketiga, tetapi karena jumlah penduduk

f. Tingkat Pertumbuhan Penduduk Tinggi
           Tingkat pertambahan penduduk di negara berkembang umumnya lebih tinggi dua hingga empat kali lipat dari negara maju. Hal ini disebabkan oleh tingkat pendidikan dan budaya di negara berkembang yang berbeda dengan di negara maju. Hal tersebut dapat mengakibatkan banyak masalah di masa depan yang berkaitan dengan makanan, rumah, pekerjaan, pendidikan, dan lain sebagainya.

g. Tingkat Pengangguran Tinggi
         Akibat dari tingginya pertumbuhan penduduk mengakibatkan persaingan untuk mendapatkan pekerjaan menjadi tinggi. Jumlah tenaga kerja lebih banyak daripada kesempatan lapangan kerja yang tersedia dan tungkat pertumbuhan keduanya yang tidak seimbang dari waktu ke waktu.

h. Tingkat Produktivitas Barang Rendah
          Jumlah faktor produksi yang terbatas yang tidak diimbangi dengan jumlah angkatan kerja mengakibatkan lemahnya daya beli sehingga sektor usaha mengalami kesulitan untuk meningkatkan produksinya.

i. Kualitas Hidup Rendah
         Akibat rendahnya tingkat penghasilan, masyarakat mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan, kesehatan, dll. Banyak yang kekurangan gizi, tidak bisa baca tulis, rentan terkena penyakit, dan lain sebagainya.

j. Ketergantungan Pada Sektor Pertanian / Primer
          Umumnya masyakat adalah bermata pencaharian petani dengan ketergantungan yang tinggi akan hasil sektor pertanian.

k. Pasar & Informasi Tidak Sempurna
         Kondisi perekonomian negara berkembang kurang berkompetisi sehingga masih dikuasai oleh usaha monopoli, oligopoli, monopsoni dan oligopsoni. Informasi di pasar hanya dikuasai oleh sekelompok orang saja

l. Tingkat Ketergantungan Pada Angkatan Kerja Tinggi
         Perbandingan jumlah penduduk yang masuk dalam kategori angkatan kerja dengan penduduk non angkatan kerja di negara sedang berkembang nilainya berbeda dengan dengan di negara maju. Dengan demikian di negara maju penduduk yang berada dalam usia nonproduktif lebih banyak bergantung pada yang masuk angkatan kerja.

m. Ketergantungan Tinggi Pada Perekonomian Eksternal Yang Rentan
       Negara berkembang umumnya memiliki ketergantungan tinggi pada perekonomian luar negeri yang bersifat rentan akibat hanya mengandalkan ekspor komoditas primer yang tidak menentu.

n. Kualitas Pendidikan Rendah
       Negara berkembang biasanya memiliki kualitas pendidikan yang rendah. Norwegia, adalah salah satu contoh negara yang kualitas pendidikannya sangat baik. Hal itulah yang menyebabkan Norwegia menjadi salah satu negara termaju di dunia.